Sunday, July 5, 2015

Sarung Membawa Berkah

IIbrahim Masjid, Southern River, WA

Ramadhan kali ini benar benar special buat gue, pertama kalinya gue menjalani bulan Ramadhan di luar negeri. Lebih tepatnya di Australia. Cobaan terasa luar biasa di Australia. Gimana ngga, disaat gue sedang manahan lapar dan haus, orang orang disekitar gue makan dimana mana. Pekerjaan di Australia yang benar benar menguras tenaga betul betul menjadi tantangan luar biasa untuk menyelesaikan puasa sampai selesai.

Gue udah ngga di Melbourne lagi, gue udah pindah ke Hungtingdale, Western Australia. Sayangnya jarak rumah gue ke Masjid boleh dibilang jauh banget, hampir 3 km, jalan kaki bisa memakan waktu hampir 30 menit.

Walaupun jarak rumah gue ke Masjid jauh gue selalu menyempatkan, Untuk Salat Tarawih di Masjid Ibrahim. Tantangan ke Masjid selain jarak yang jauh cuaca dingin banget dan kadang kadang hujan. Tantangan gue belum berhenti sampai disitu, since gue tinggalnya jauh dari city alias di Suburb, jalan sangat gelap apalagi banyak rumah yang gue lewatin tidak menyalakan lampu depan rumahnya. Rumah rumah udah mulai ngga terlihat lima ratus meter sebelum masjid sepanjang jalan hanya ada pohon pohon, suasana kadang bikin bulu kuduk merinding.

Kalo jalan menuju Masjid Ibrahim masih enteng, tapi pulangnya melihat semua orang naik mobil and i was always the only one walk on the road, disitu kadang saya merasa sedih :(

Berharap ada yang memberi tumpangan iba melihat gue jalan, tapi ngga ada juga yang berhenti dan memberikan gue tumpangan.

Beberapa hari kemudian gue mencoba pake kopiah ke Masjid, tetap orang orang hanya melewati gue aja, tapi suatu hari pulang Tarawih tiba tiba ada yang berteriak dalam Mobil Assalamualaikum. Tapi sayang ngge singgah, tapi gue cukup senang ada yang nyapa ketika gue jalan sendirian di jalan yang gelap, sepi, dingin dan kadang kehujanan.

Trik berikutnya gue pake sarung ke Masjid. waktu di Melbourne gue ngga berani pake sarung, takut dikira orang lagi, hahaha...

Tapi gue pikir disini kan sepi ngga banyak orang yang jalan jadi gue dengan berani memakai sarung dan kopiah, jadi orang bakal tau gue mau ke Masjid dan benar saja 10 menit jalan kaki udah ada mobil yang berhenti, Nyuruh gue naik di Mobilnya. Tapi pulangnya gue jalan kaki.

Hari kedua pake sarung ke Masjid adalagi orang baik hati yang memungut gue di Jalan, Bapak yang berasal dari Jordan ini, Ketika tahu gue berasal dari Indonesia dia terkejut banget, Berceritalah dia kalo dia baru dua tahun di Perth, Sebelumnya di Sydney kemudian ke New Zealand dan menetap di Thornlie. Beberapa tahun lalu dia berbisnis dengan orang Indonesia yang berasal dari Jakarta. tetapi dia ditipu dan uangnya ribuan dollar dibawa kabur. Semoga penipu itu mendapat ganjaran dan diberi hidayah.

Hari ketiga pake sarung ke Masjid masih ada yang tertarik mengangkut gue, kali ini orang Pakistan, seorang dokter, dia bertanya "Where do you live?' "I live on Firefalls Cl, about 3 km from home to Mosque." Dia terkejut dan mengucapkan "Masha Allah." Pulangnya dia mengantar lagi ke rumah dan hebatnya Dokter ini menawarkan diri untuk menjemput dan mengantar gue tiap hari return Home to Mosque, Sebelum Isha dan sebelum Fajr. 

Alhamdulillah... Thank you Allah...