Saturday, January 9, 2016

Dikira Teroris



Tempat shalat gue, tepat depan signage driver and vehicle services
Hari ini salah satu sahabat gue di Oz akan test untuk mendapatkan Truck Driving license. Dia mengajak gue untuk menemaninya. Berhubung gue day off ya ikut aja. Itung itung mengunjungi tempat baru.

Tempatnya lumayan jauh dari Perth. Di Kelmscott skitar 40 menit naik Train. Sampai sana udah jam satu siang. Udah waktunya shalat dzuhur. Teman gue pengen segera shalat dzuhur. Carilah kami tempat buat shalat. Kami cari tempat yang bersih dan datar. Jaket gue gunakan sebagai pengganti prayer matt.


Selesai shalat gue didatangin staff dan seorang officer. Minta backpack kami dibuka, pake acara geledah. Perasaan gue langsung gak enak.


Serasa gue dan teman gue bawa bahan peledak aja. Gue sih gak ada tampang tampang terorisnya, tapi teman gue yang jenggotna panjang, mungkin, xixixixi...


Selesai shalat teman gue ngomel ngomel, ngomel ke gue, karena gue ngotot shalat di depan office dan dia maunya shalat di taman. Dan ternyata shalat depan office beneran membawa masalah, sampe tas kami harus diperiksa.


FYI Teman gue udah ngambil course plust test dua minggu lalu. Bayar sekitar $1000 tapi Failed.


Kali ini cuman test bayar $170


Udah latihan seminggu bawa truk teman dia.


Tapi gue bersih keras melarang dia ikut. Gue merasa dia masih perlu banyak latihan. Latihan dua minggu lagi. Baru ikut test. Tapi dia tetap ngotot untuk ikut test.


Dan Akhirnya gagal lagi. Katanya bakal latihan lagi trus ikut test lagi. Gue bilangin "next time will be the last test, if you failed. No more test. It means your destiny is not a truck driver." But then he said, "I have to get the license, i already spent thousands dollar for this, i have to pass this test!"



Good luck for the next test mate!



The Officer told the test result